Kamis, 27 November 2014

Menunggu, Part2


Walaupun saya sudah pulang dan menikmati makanan enak-enak di Indonesia dan juga hidup dengan kebanggaan ‘semu’ sebagai seorang PhD baru, sebenarnya saya dalam hati menduga-duga apa yang akan terjadi dengan tesis saya itu. Apakah saya lulus, lulus dengan revisi, apakah harus submit ulang, ataukah malah tidak lulus? Yang terakhir ini amit-amit deh!

Tesis sudah saya submit tanggal 1 Agustus. Sesuai petunjuk di website, saya minimal menunggu enam minggu sebelum saya mendapatkan penilain dari examiner. Wah ini enam minggu sudah berlalu kok saya belum mendapatkan hasil apa-apa? Ada apa nih? Saya juga tidak mendapat ‘bocoran’ dari profesor saya yang sekarang sudah mantan itu.

Karena sudah tidak sabar menunggu, tanggal 22 September (sesudah tujuh minggu sejak submit) saya email ke mantan Prof saya itu. Tentunya saya tidak langsung menanyakan bagaimana hasil tesis saya (gengsi dong!). Malah sebaliknya, saya ceritakan bahwa kami sekeluarga sudah kembali dengan baik-baik di Indonesia, si Aby udah sekolah, saya udah balik kerja, jalanan masih macet, polusi masih tinggi, bla bla bla. Saya sama sekali tidak nanya masalah tesis itu.

Wah tumben si Prof gak langsung bales email saya (mungkin setelah mantan, dia jarang buka email). Tanggal 26 dia baru bales email. Ternyata dia lagi sibuk dengan keluarganya dan ultah anaknya. Dan juga ternyata dia sakit (gak tau sakitnya apa) dan akan perlu operasi. Waduh! Perihal tesis, malah dia menyampaikan bahwa terjadi pergantian examiner, karena ternyata si Ibu Prof yang waktu itu hadir di konferensi saya batal menjadi examiner karena mau pensiun. Cilaka nih, tambah lama aja prosesnya. Akhirnya dia mengajukan dua nama lainnya, sebagai ganti Ibu Prof itu.

Kembali saya menunggu di tengah ketidakpastian. Kalo menunggu Part 1 dimana draft tesis saya serahkan ke Prof untuk diteliti, lebih pasti waktunya yakni sekitar tiga minggu, maka menunggu Part 2 yakni pengumuman dari examiner ternyata lebih lama dan lebih tidak pasti lagi...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar