Rabu, 12 Februari 2014

Jalan-jalan Australia: Semuanya Sama, Jangan Takut Nyasar!

Bagi Anda yang belum pernah ke LN karena takut atau ragu-ragu nanti nyasar, nih saya kasih tau: bahwa semua tempat di LN (tepatnya di Negara maju) itu adalah sama! Jadi di manapun Anda berada, tidak akan pernah merasa asing. Gak percaya?

Yang pasti samanya adalah bahwa semua kota itu ada di peta dan semua peta sekarang ada di ponsel, maka Anda tidak akan nyasar. Kalo anda ragu-ragu ada di mana, buka saja Google Map. Tinggal Anda cari mau kemana, ketik alamat tujuan, nanti si gugel yang akan menyarankan Anda naik bis/kereta nomer berapa, jalan kaki berapa meter, belok ke mana saja pasti ketemu. Makanya saya bilang dari kemarin, internet adalah teman Anda.

Kalau si gugel gak tau Anda naik apa (kalo pakai kendaraan umum), maka kota-kota besar di Australia (saya alamin di Melbourne, Gold Coast, Sydney, Brisbane, juga Auckland di NZ sana), semuanya mempunyai website angkutan umum yang bisa diandalkan. Tentu berbeda-beda nama websitenya (silakan cari sendiri di internet). Tinggal masukkan alamat di mana Anda berada, alamat atau landmark tujuan Anda, maka si website itu akan menunjukkan Anda harus naik bis/kereta/feri yang jam berapa, dilanjut naik apa, terus jalan berapa meter ke tujuan. Yang pasti saya tidak pernah nyasar nyari alamat apapaun yang saya tuju di kota-kota tersebut. Atau kalo anda tidak pakai website, pasti di stasiun bis, kereta, atau feri bisa dicari gratis daftar rutenya. Ini saya alami di Singapura, Istanbul di Turki sana, maupun di Washington DC di Amrik sana. Semuanya lengkap dan jelas (pamer dikit!).

Bahkan di Australia sini, cara nyebrang jalan pun sama. Jadi Anda tinggal berdiri di lampu merah, tekan tombol mau nyebrang, tunggu lampu hijau nyebrang menyala. Kalo lampu menyala, saatnya anda nyebrang barengan orang lain yang nunggu dengan teratur. Yang berbeda cuman nadanya. Kalau di Perth lampu hijau nyala bunyinya tututututut... maka di Sydney bunyinya treettreettreet..kayak senapan mesin. Halah!

Yang sedikit berbeda adalah karcisnya. Kalo di Perth kita pilih pakai kartu kayak ATM yang diisi model pulsa. Begitu naik bis/feri/kereta tinggal di tag-on, kalo turun tingal di tag-off nanti pulsa kita berkurang sesuai jarak. Ini sama dengan di Melbourne, Gold Coast, dan Brisbane. Di Sydney dan Auckland karcis masih pakai kertas dan belinya bukan di supirnya tapi di toko eceran macam Seven eleven (denger-denger mau diganti pakai kartu kayak di Perth). Di Sydney, karcis bis gak bisa dipakai naik kereta (rada repot tapi ya apa boleh buat)

Terus kalo Anda sewa mobil malah repot kalo dipakai di dalem kota. Bayar parkir mahal banget. bahkan di hotel Ibis Sydney tempat saya nginep, ongkos parkir di hotel adalah $50 sehari padahal sewa kamar cuman $130an semalem. Enaknya kalo mobil bisa dipakai ke luar kota, misalnya ke Blue Mountains di Sydney (bagus lho!) atau Mt Buller di Melbourne buat liat salju dan main ski (saya udah bosan liat ski di Amrik, jadi di Australi saya udah gak minat lagi). Jalan kalo di dalam kota macet dan rada rumit. Bahkan cara belok kanan bagi mobil di Melbourne malah aneh banget, mesti ambil jalur paling kiri dulu (di sini setir letaknya di kanan kayak di Jakarta), menunggu mobil yang lurus abis, baru belok kanan. Temen saya di Melbourne malah gak berani nyetir di dalam kota karena aturan ini. Jadi: kalau jalan di dalam kota jauh lebih mending naik angkutan umum.

Satu lagi: umumnya di daerah CBD tersedia bis gratis yang muter-muter keliling kota tiap 8 atau 10 menit sekali. Ini ada di Perth, Melbourne (namanya trem), Sydney, Brisbane. Pokoknya udah umum deh.

Mungkin di Indonesia dianggap hebat, tapi di sini biasa aja: waktu konferensi di Auckland, saya baru pertama kali ke NZ, sama sekali gak ada orang yang kenal, biasa aja tuh, mendarat di bandara, cari taksi, checkin hotel, cari tempat konferensi, jalan-jalan, semuanya sendiri dan lancar jaya berkat internet. Coba bayangin orang bule mau konferensi katakanlah di Jalan Kramat Raya Jakarta sana misalnya, bisa kesasar dia ke Kramat Tunggak karena gak ada peta online dan petunjuk angkutan umum yang jelas, malah mungkin kena korban copet (ups...)

Ini contoh hasil pencarian saya melalui situs translink punyanya Negara bagian Queensland. Ini rute dari hotel saya di Gold Coast menuju hotel saya di Brisbane (jarak 73km):


Nah jelas kan? Di situ ditunjukin dari hotel saya harus jalan 106 m ke halte Remembrance Drive di Markwell Avenue. Kemudian naik bis nomer 745 jurusan Surfers Paradise ke Nerang station. Sampai di stasiun jalan 45 m ke platform 2. Abis itu naik kereta VLBD jurusan Varsity Lake ke Brisbane Airport, turun di South Brisbane Station. Kemudian jalan 417m ke Griffith Univeristy Southbank Campus. Anda perhatikan: bahkan petunjuk arahpun lengkap sampai meter-meternya! Gampang kan?

Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera cek saldo tabungan Anda! Gak usah takur nyasar!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar