Sabtu, 14 Agustus 2010

Ngabuburit….

Ada yang menanyakan gimana rasanya puasa di Perth? Ya sama aja ternyata, lapar dan haus! Enaknya imsak di sini jam setengah enam pagi, magribnya jam enam kurang seprapat, jadi ngirit satu jam. Gak enaknya, udara dingin jadi gampang laper, terus di sini sorangan wae alias harus buat kolak sendiri (saya ternyata bisa lho bikin kolak!), dan yang terakhir di sini gak ada acara tv yang paling ditunggu yaitu azan magrib! (Dulu favorit saya azan magrib di RCTI, bukan karena muazinnya bagus tapi karena dia azan paling cepat stasiun tv lain!).

Daripada bengong, tadi siang saya ngabuburit. Bukan sekedar ngabuburit, tapi sekaligus nempur alias beli beras! (kasian yak?). Tujuan ke mana lagi kalo bukan ke city, karena tempat itulah yang terdekat, naik bis cuman 15 menit (nunggunya yang lama karena lupa ngecek jadwalnya!). Sampai di city segera menuju ke bulevar yang mirip pasar baru itu. Rupanya banyak banget yang sama pikirannya dengan saya karena saya lihat segala rupa orang pada ngabuburit juga, apakah bule apakah turunan Cina yang banyak banget di sini apakah turunan bangsa-bangsa lain. Bedanya mereka pada ngabuburit sambil nongkrong di kafe makan minum ataupun makan sambil jalan…

Pertama saya liat di lapangan orang kok rame banget, seperti kampanye pemilihan Perdana Menteri. Ternyata benar, tapi bukan partai utama Labor Party maupun Liberal Party melainkan Australian Sex Party! Beneran, saya gak bohong. Warna kaosnya kuning seperti salah satu partai besar di Indonesia. Yang dikampanyekan adalah persamaan hak. Tapi bukan sembarang persamaan hak melainkan menuntut disahkannya perkawinan sesama jenis. Masya Allah! Rupanya dia mau meniru negara bagian California sana yang membolehkan kawin sesama jenis. Yang berkerumun di situ kebanyakan adalah anggota LBGT (itu lo singkatan dari Lesbian, Gay, Bisex, and Transgender, gak usah saya jelaskan masing-masing ya?). Ngeliat tingkah polah penontonnya saya senyam senyum sendiri!

Bayangin, udah pakaiannya sangat ngejreng, rambutnya warna warni, mereka pun tidak risih bergandengan tangan ataupun berciuman mulut di depan umum, padahal mereka sesama jenis lho… saya udah nyaris memotretnya, namun saya trauma dimarahin bule jadi motretnya dari jauh aja! Tidak lupa juga ada tarian sexy wanita (kayaknya mantan pria deh!) berpakaian minim yang seronok berlenggak-lenggok dengan dahsyatnya! Lihat foto di latar depan yang bergandengan tangan, itu dua-duanya cewek!




Yang kedua yang membuat saya terhibur adalah penampilan seorang penari jalanan.
Penonton sangat banyak membuat lingkaran berbentuk kotak (masak lingkaran berbentuk kotak?). Ya pokoknya gitu deh.. Penarinya bule sendirian, diiringi musik kayak breakdance jaman dulu. Segala rupa tarian dilakukan, kayak sidewalk dan moonwalk ala Michael Jackson, juga ada gaya pantomin segala ala Septian Dwicahyo (kemana orang ini sekarang ya?), juga ada melibatkan penonton wanita dan pria yang malu-malu kucing diliatin banyak orang. Music pengiringnya juga lagu-lagu yang sangat popular macam Billie Jean-nya MJ, lalu Enrique Iglesias dan semacamnya. Bener-bener jago!

Yang paling saya kagum adalah waktu dia seolah-olah lari cepat banget, padahal hanya lari di tempat..lalu disambung dengan slow motion larinya itu. Wah, asli mirip banget dengan slow-motion di tivi diiringi dengan music yang juga slow…ini baru bener-bener saya baru liat gaya nari kayak gitu. Pertunjukan berlangsung cukup lama, ada kali setengah jam, sampai dia gembrobyos! Terakhir waktu dia nutup pertunjukannya dia terus terang bilang bahwa dia penari professional yang hidup dari menari, maka diharapkan partisipasi penonton. Tidak diragukan lagi banyak penonton yang dengan sukarela mencemplungkan duitnya ke topi lebar yang dipegangnya. Saya pun tidak ragu menyumbang dua dolar saking terhiburnya!

Demikian laporan pandangan mata..

2 komentar:

  1. Septian dwicahyo kmrn pantomim di imb om..
    :p

    BalasHapus
  2. Intan Nurcahya31 Agustus 2010 00.41

    waduuh berat juga yah puasa sambil liat orang pake baju sexy dah ciuman.. hehehehe, semangad mas buuud

    BalasHapus